Dengan penuh haru admin nulis cerita ini, tekad dan niat yang suci memang mampu merubah keadaan. Allah maha mendengar curahan hati seseorang yang memiliki motivasi tinggi.
Bismillahirahmanirahim
.
Dikutip dari kisah nyata :
Di tahun 1985 , ada seorang bocah yang pergi merantau ke Jakarta untuk pergi mencari pekerjaan dengan bermodal tekad, semangat dan selembar kertas ijazah SD. Karena memang di salah satu desa di Cianjur kala itu budaya masyarakat ketika lulus SD mereka pergi ke Jakarta dari kampung halamannya mencari pekerjaan.
Dia memulai pekerjaannya sebagai kuli bangunan dengan semangat ia memeras keringatnya untuk menjadikan pundi pundi uang. Terkenal sebagai pekerja yang jujur, ulet dan telaten hingga pada suatu saat ia bertemu dengan majikannya yang bernama Tuan Alex seorang pengusaha sparepart motor, direktur balai senayan, dan direktur perusahaan pertamina. Majikannya itu mengajak dia untuk bekerja di salah satu perusahannya. Namun, sangat disayangkan sekali si bocah yang kini mulai dewasa itu tak mengambil kesempatan emasnya dengan alasan ia hanya bocah keluaran SD. Meski begitu, Tuan Alex masih memberi harapan dengan menawarkannya menjadi sopir pribadi. Lagi-lagi ia menolak dengan latar belakang memegang setirpun belum pernah.
Hatinya hancur dan menjerit kala itu, bukan karena ia malas sekolah sehingga berhenti di SD tapi kala itu hanya anak pegawai negeri dan orang pengusaha saja yang bisa melanjutkan sekolah. Hatinya semakin perih ditambah lagi melihat teman seperjuangannya yang bernama "Yanto" sudah berseragam layaknya pegawai kantoran, sedangkan ia hanya seorang pekerja bangunan . ya karena memang yanto. itulah yang mengambil kesempatan dari Tuan Alex. Sejak saat itu, ia bertekad untuk selalu berjuang mencari pundi pundi uang untuk anak-anaknya mencari ilmu agar mereka tak mengalami hal yang sama.
16 tahun ia melalui hidupnya di Jakarta kini ia sudah memiliki anak dan istri. ia pulang ke kampung halamannya dan menjadi ojeg. Terlintas dipikirannya untuk membuka bengkel motor karena teringat tak ada bengkel satupun di kampung nya padah yang memiliki kendaraan bermotor sudah banyak. Dua tahun lamanya ia kursus, dan membuka. bengkel. Tahun demi tahun terlewati ia pun memulai bisnisnya dengan mencari peluang ditempat itu. Alhamdulilah. ketiga anaknya kini sudah bersekolah bahkan tamat kuliah. Usahanya pun kini dipegang oleh anak-anaknya.
Manfaat yang bisa diambil dari kisah ini yaitu belajarlah selagi muda, jangan pernah menyia-nyiakan. kesempatan, perbanyak bekal masa depan. Mari kita doakan ayah-ayah kita.
"Selagi berusaha, berdo'alah dan kuatkan niat, tekad "
Terimakasih guys udah mampir. tunggu postingan saya selanjutnya ya. Like +Komem untuk membantu mengembangkan blog ini.
Dia memulai pekerjaannya sebagai kuli bangunan dengan semangat ia memeras keringatnya untuk menjadikan pundi pundi uang. Terkenal sebagai pekerja yang jujur, ulet dan telaten hingga pada suatu saat ia bertemu dengan majikannya yang bernama Tuan Alex seorang pengusaha sparepart motor, direktur balai senayan, dan direktur perusahaan pertamina. Majikannya itu mengajak dia untuk bekerja di salah satu perusahannya. Namun, sangat disayangkan sekali si bocah yang kini mulai dewasa itu tak mengambil kesempatan emasnya dengan alasan ia hanya bocah keluaran SD. Meski begitu, Tuan Alex masih memberi harapan dengan menawarkannya menjadi sopir pribadi. Lagi-lagi ia menolak dengan latar belakang memegang setirpun belum pernah.
Hatinya hancur dan menjerit kala itu, bukan karena ia malas sekolah sehingga berhenti di SD tapi kala itu hanya anak pegawai negeri dan orang pengusaha saja yang bisa melanjutkan sekolah. Hatinya semakin perih ditambah lagi melihat teman seperjuangannya yang bernama "Yanto" sudah berseragam layaknya pegawai kantoran, sedangkan ia hanya seorang pekerja bangunan . ya karena memang yanto. itulah yang mengambil kesempatan dari Tuan Alex. Sejak saat itu, ia bertekad untuk selalu berjuang mencari pundi pundi uang untuk anak-anaknya mencari ilmu agar mereka tak mengalami hal yang sama.
16 tahun ia melalui hidupnya di Jakarta kini ia sudah memiliki anak dan istri. ia pulang ke kampung halamannya dan menjadi ojeg. Terlintas dipikirannya untuk membuka bengkel motor karena teringat tak ada bengkel satupun di kampung nya padah yang memiliki kendaraan bermotor sudah banyak. Dua tahun lamanya ia kursus, dan membuka. bengkel. Tahun demi tahun terlewati ia pun memulai bisnisnya dengan mencari peluang ditempat itu. Alhamdulilah. ketiga anaknya kini sudah bersekolah bahkan tamat kuliah. Usahanya pun kini dipegang oleh anak-anaknya.
Manfaat yang bisa diambil dari kisah ini yaitu belajarlah selagi muda, jangan pernah menyia-nyiakan. kesempatan, perbanyak bekal masa depan. Mari kita doakan ayah-ayah kita.
"Selagi berusaha, berdo'alah dan kuatkan niat, tekad "
Terimakasih guys udah mampir. tunggu postingan saya selanjutnya ya. Like +Komem untuk membantu mengembangkan blog ini.
No comments:
Post a Comment